Urgensi Menuntut Ilmu dan Kesetaraannya dengan Jihad Fi Sabilillah
Tafsir Surat At-Taubah: 122
DOI:
https://doi.org/10.66017/tarqiyah.v2i2.19Kata Kunci:
Menuntut Ilmu, Jihad, Fardhu ‘Ain, Fardhu KifayahAbstrak
Ayat yang dibahas pada paper ini adalah Surat At-Taubah ayat 122. Tema besar yang diangkat adalah mengenai urgensi menuntut ilmu yang disetarakan keutamaannya dengan jihad fi sabilillah. Tema ini menarik sebab membicarakan mengenai kewajiban menuntut ilmu di tengah tema besar dari surat At-Taubah itu sendiri yaitu permasalahan seputar jihad fisik mempertaruhkan nyawa. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menuntut ilmu sebagai landasan dalam beramal, sehingga penulis pun tertarik untuk membahas tema ini. Jenis metode penelitian yang digunakan di paper ini adalah studi pustaka (library research), sedangkan metode penafsiran yang digunakan adalah metode gabungan antara tahlili dan maudui yaitu membahas secara komprehensif setiap ayat dan surat sesuai dengan urutan mushaf tetapi dikelompokkan ke dalam tema-tema tertentu. Kesimpulan dari penelitian ini antara lain : 1. Keutamaan menuntut ilmu itu setara dengan keutamaan berjihad secara fisik di jalan Allah. 2. Jenis peperangan yang terjadi di zaman Nabi r ada dua yaitu ghazwah yang hukumnya fardhu ‘ain karena dipimpin langsung oleh Nabi r dan sariyyah yang hukumnya fardhu kifayah karena tidak dipimpin langsung oleh beliau. 3. Jenis Ilmu berdasarkan hukumnya juga dibagi menjadi dua yaitu ilmu fardhu ‘ain yang wajib dipelajari oleh setiap orang berdasarkan kebutuhannya dan ilmu fardhu kifayah yang harus ada yang mempelajari dalam komunitas tertentu karena pentingnya ilmu tersebut agar bisa bermanfaat untuk masyarakat luas.
Daftar Pustaka
Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail, Al-Jami’ Al-Musnad Al-Mukhtashar min Umuri Rasulillah wa Sunanihi wa Ayya>mihi (Shahih Al-Bukhari), Damaskus : Dar Thauq An-Najat, 1422 H.
Al-Ghazzali, Abu Ha>mid Ihya’ Ulum Ad-Din, Beirut : Dar Al-Ma’rifah, t.th.
Al-Qurthubi, Muhammad, Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an, Kairo : Dar Al-Kutub Al-Mishriyyah, 1384 H / 1964 M.
An-Nasai, Abu Abdirrahman, Sunan An-Nasa’i, Beirut : Muassasah Ar-Risalah, 1421 H, 2001 M.
Ar-Razi, Fakhruddin, Mafatih Al-Ghaib, Beirut : Dar Al-Kutub Al-‘Alamiyyah, 1421 H/2000 M
Asy-Syirbini, Muhammad Al-Khathib, Mughni Al-Muhtaj, Beirut : Dr Al-Fikr, t.th.
At-Th>bari, Ibnu Jarir, Jami’ Al-Bayn fi Ta’wl Al-Qur’an, Riyadh : Muassasah Ar-Ris>lah, 1420 H/2000 M.
At-Tirmidzi, Abu ‘Isa, Sunan At-Tirmidzi, Kairo : Mathba’ah Mushthafa Al-Babi, 1395 H/1975 M.
Az-Zamakhsyari, Abu Al-Qasim, Tafsir Al-Kassyaf, Beirut : Dar Ihya’ At-Turats, t.th.
Az-Zuhaili, Wahbah, Al-Fiqhu Al-Islami wa Adillatuhu ; Asy-Syamil lil Adillah Asy-Syar’iyyah wa Al-Ara Al-Madzhabiyyah wa Ahmmu An-Nazhariyyat Al-Fiqhiyyah wa Tahqiq Al-Ahadits An-Nabawiyah wa Takhrijuha, Damaskus : Dar Al-Fikr, 2020.
Az-Zuhaili, Wahbah, Tafsir Al-Munir fi Al-‘Aqidah wa Asy-Syari’ah wa Al-Manhaj, Beirut : Dar Al-Fikr Al-Mu’ashir, 1418 H.
Ibn Al-Hajjaj, Muslim, Al-Musnad Ash-Shahih Al-Mukhtashar bi Naqli Al-‘Adl ‘an Al-‘Adl ila Rasulillah (Shahih Muslim), Beirut : Dar Ihya’ At-Turats Al-‘Arabi, t.th.
Ibnu ‘Asyur, Muhammad, Ath-Tahrir wa At-Tanwir, Beirut : Muassasah At-Tarikh Al-‘Arabi, 1420 H / 2000 M.
Ibnu Hanbal, Ahmad, Musnad Al-Imam Ahmad bin Hanbal, Kairo : Dar Al-Hadits, 1416 H/1995 M.
Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah, t.t.: Dar Ar-Risalah Al-‘Alamiyyah,1430 H/2009 M
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Tajun Nashr, Abd. Khaliq, Mohammad Athoillah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




